Selasa, 23 Juni 2020

CONTOH

CONTOH TULISAN 
Oleh : Nama
Kategori : Sosial Budaya 


Metode kajian dalam tulisan ini menggunakan metode studi kajian kepustakaan. Kajian yang dimaksud bersentuhan dengan Kitab Suci, buku-buku pendukung, artikel, skripsi, tesis, jurnal dan dokumen-dokumen Gereja yang berkaitan dengan judul ini.  Adapun beberapa langkah yang ditempuh oleh penulis yakni; membaca Injil Lukas 9:1-6 dan 10:1-12, mengumpulkan buku-buku sumber, jurnal, hasil penelitian dan bahan-bahan dari internet yang berkaitan dengan judul tulisan ini. Selanjutnya, penulis memaparkan latar belakang lahirnya Injil Lukas, membuat pembagian struktur kedua teks ini, sehingga memperoleh kejelasan tentang kedudukan kedua teks ini dalam Injil Lukas. Kemudian menafsirkan dan membuat bahan aplikasi katekese umat tentang perutusan murid Yesus.
Untuk menafsir, penulis menggunakan berbagai buku tafsiran dan buku-buku atau tulisan ilmiah lainnya sebagai pendukung demi memperdalam dan memperkaya tulisan ini. Dengan demikian, sifat dari tulisan ini adalah kualitatif-interdisipliner yakni terbuka bagi disiplin ilmu lainnya yang relevan dengan fokus permasalahan ini. 

CONTOH 2


CONTOH


Di bawah ini akan diterangkan beberapa kegunaan kajian ini yakni:
1.      Bagi Penulis
Melalui skripsi ini, penulis dapat semakin memahami dan memperdalam panggilan perutusan murid Yesus dalam Injil Lukas 9:1-6 dan 10:1-12 yang kelak dijadikan bekal hidup pastoral sebagai seorang katekis atau guru Agama Katolik dan menerapkan secara kontekstual dalam kehidupan berkeluarga, masyarakat dan berbangsa.

2.      Bagi Lembaga STP-IPI Malang
Studi kajian ini memberikan kontribusi pendalaman pengetahuan tentang panggilan perutusan  murid dalam Injil Lukas 9:1-6 dan 10:1-12 bagi lembaga STP-IPI Malang yang pada hakekatnya sebagai wadah pendidikan dan pembinaan para calon pekerja Pastoral yang akan diutus ke tengah masyarakat sebagai murid yang mewartakan Kerajaan Allah. Selain itu, dengan studi ini semua tenaga pastoral dapat menggunakannya dalam katekese umat, sehingga kesadaran umat dibangun tentang hakekat menjadi murid yang diutus. 
3.      Bagi Gereja
Studi kajian ini dapat memberikan sumbangan pengetahuan dan bahan katekese umat  tentang panggilan perutusan murid menurut Inil Lukas, sehingga umat pun sadar akan arti menjadi murid Kristus dalam kehidupan keluarga, gereja dan masyarakat. Dengan demikian, umat menjadi murid yang mengemban perintah “pergilah” dan “beritakanlah” Kerajaan Allah dalam kata-kata dan perbuatan nyata dan kontekstual.